Rindu ini sudah genting
Aku tak tahan lagi meminta pertolongan
dia merompak dan tak bersedia ditebus uang
Mengapa seolah kau hadir di setiap kelok sepi
Padahal aku tidak menunggumu di saat ini
Namun tak usahlah kau menjadi begitu penting
karena ternyata dia fleksibel dan user friendly
jkt.200411
Kebrengsekannya tidak mengurangi pemaknaan. Mereka hanyalah perkebunan kata-kata, yang kadang rimbun kadang kering, tergantung musim dan kecocokan pupuk.
Rabu, April 20, 2011
Kamis, Februari 10, 2011
kabur
Ku terobos tirani ini dengan segala rasa malas
Saatnya kini menidurinya dengan kecemasan
Mungkin sejenak ku minta senja untuk menunggu
Kan Kusiapkan tirai kebohongan agar menjadi tim ahli
Kusaksikan sendiri malam telah berkhianat
Ia terburu-buru mengambil keputusan untuk pergi dan berlalu
Sedang aku tak berdaya masih berselimut rasa bimbang
Ku terobos tirani ini dengan segala rasa bersalah
Saatnya ku tinggalkan dengan kesombongan
Namun malam tidak pernah punya sikap setia
Padahal aku selalu terjerat rindu
RGI.110211.menteng
Saatnya kini menidurinya dengan kecemasan
Mungkin sejenak ku minta senja untuk menunggu
Kan Kusiapkan tirai kebohongan agar menjadi tim ahli
Kusaksikan sendiri malam telah berkhianat
Ia terburu-buru mengambil keputusan untuk pergi dan berlalu
Sedang aku tak berdaya masih berselimut rasa bimbang
Ku terobos tirani ini dengan segala rasa bersalah
Saatnya ku tinggalkan dengan kesombongan
Namun malam tidak pernah punya sikap setia
Padahal aku selalu terjerat rindu
RGI.110211.menteng
Jumat, November 26, 2010
Titik koma
Ini bukan puisi!
titik koma hanyalah kentut,
kehadirannya tak pernah dimengerti apalagi dinanti-nanti.
sejak&hingga kapan, tak pernah ada yang mengenalinya.
untuk-oleh-dan dari apa, serangga hingga SBY tak peduli.
titik koma adalah banci antara titik dan koma.
Tapi banci pun butuh eksistensi, harga diri serta ekspresi birahi
ini bukan puisi
titik koma akan tetap ada !
di rumah manusia bahkan di Istana negara
Tapi mereka juga butuh eksistensi, harga diri serta ekspresi birahi.
ini bukan puisi..
tapi kentut banci di istana negara
hanyalah titik koma
RGI.06012006.BDG
titik koma hanyalah kentut,
kehadirannya tak pernah dimengerti apalagi dinanti-nanti.
sejak&hingga kapan, tak pernah ada yang mengenalinya.
untuk-oleh-dan dari apa, serangga hingga SBY tak peduli.
titik koma adalah banci antara titik dan koma.
Tapi banci pun butuh eksistensi, harga diri serta ekspresi birahi
ini bukan puisi
titik koma akan tetap ada !
di rumah manusia bahkan di Istana negara
Tapi mereka juga butuh eksistensi, harga diri serta ekspresi birahi.
ini bukan puisi..
tapi kentut banci di istana negara
hanyalah titik koma
RGI.06012006.BDG
Senin, Oktober 25, 2010
resign 2
Kusampaikan doa dengan layang-layang bergambar Mesjid Istiqlal,
Siapa Tahu Malaikat familiar sehingga mudah meneruskan,
Kusangga dengan seutas senar yang tak mampu ciptakan desah nada erotis,
Kuharap Tuhan lebih suka dan lalu mengabulkan.
Aku tunggu layang-layang pulang dengan beribu hadiah,
Tak membawa mendung yang ahir2 ini menggelayut di atas kepala tak henti menakar nasib.
Siapa Tahu Malaikat familiar sehingga mudah meneruskan,
Kusangga dengan seutas senar yang tak mampu ciptakan desah nada erotis,
Kuharap Tuhan lebih suka dan lalu mengabulkan.
Aku tunggu layang-layang pulang dengan beribu hadiah,
Tak membawa mendung yang ahir2 ini menggelayut di atas kepala tak henti menakar nasib.
Jumat, September 03, 2010
kelaparan
Akar gantung menatapku diwarung kopi depan kantor lurah,
Melambai bak tali pusar habis di sesar di Rumah sakit miskin.
Berlaga bagai atlit di podium juara catur antar kecamatan..

Aku tak heran kalau ia tak punya teman seperjuangan,
Ia lemas kesepian di antara harapan,
sementara kau tetap saja memujanya.
Akar gantung menatapku penuh hinaan,
sedang aku melihatnya seperti ular tak berbisa,
tapi kau tetap saja memujanya..
Akar gantung tak punya impian,
hanya sebatas menyangga tubuh renta bertahan hidup di atas penderitaan.
tapi kau tetap saja memujanya,
akar gantung membuatku mati cemburu,
padahal aku bermandi mimpi dan layaknya juara sejati,
TIM. 280810. RGI
Melambai bak tali pusar habis di sesar di Rumah sakit miskin.
Berlaga bagai atlit di podium juara catur antar kecamatan..

Aku tak heran kalau ia tak punya teman seperjuangan,
Ia lemas kesepian di antara harapan,
sementara kau tetap saja memujanya.
Akar gantung menatapku penuh hinaan,
sedang aku melihatnya seperti ular tak berbisa,
tapi kau tetap saja memujanya..
Akar gantung tak punya impian,
hanya sebatas menyangga tubuh renta bertahan hidup di atas penderitaan.
tapi kau tetap saja memujanya,
akar gantung membuatku mati cemburu,
padahal aku bermandi mimpi dan layaknya juara sejati,
TIM. 280810. RGI
Langganan:
Postingan (Atom)